Peristiwa
1815 - Gunung Tambora meletus dan debunya menyelimuti beberapa pulau di Indonesia.
| Tambora | |
|---|---|
| Ketinggian | 2.850 meter[1] |
| Daftar | Ribu |
| Lokasi | |
| Lokasi | Kepulauan Sunda Kecil,Indonesia) |
| Koordinat | 8°15' LS 118° BT |
| Geologi | |
| Jenis | stratovolcano |
| Letusan terakhir | 1967[1] |
Daerah yang diperkirakan terkena abu letusan Tambora tahun 1815. Daerah merah menunjukan ketebalan abu vulkanik. Abu tersebut mencapai pulau Kalimantan dan Sulawesi (ketebalan 1 cm).
1912 - Titanic meninggalkan pelabuhan di Southampton, Inggris.

RMS Titanic, sesaat setelah selesai pembuatannya, pelayaran di Southampton, 10 April 1912
1919 - Pemimpin Revolusi Meksiko Emiliano Zapata ditembak mati.
1959 - Akihito, kelak menjadi Kaisar Jepang, menikahi Michiko.
1998 - Persetujuan Belfast ditanda tangani di Belfast, Irlandia Utara.
Persetujuan Belfast (bahasa Irlandia: Comhaontú Bhéal Feirste), umumnya disebut Persetujuan Jumat Agung (bahasa Irlandia: Comhaontú Aoine an Chéasta), dan kadang-kadang disebut Persetujuan Stormont adalah perkembangan politik utama dalam proses perdamaian Irlandia Utara. Persetujuan ini ditandatangani di Belfast pada 10 April 1998 (hari Jumat Agung) oleh pemerintah Britania Raya dan Republik Irlandia.
2010 - Pesawat Presiden Polandia jatuh di Rusia, menewaskan 132 penumpang termasuk Presiden Polandia.
Bagian pesawat dekat Smolensk | |
| Ringkasan Kecelakaan | |
|---|---|
| Tanggal | 10 April 2010 [1] |
| Jenis | Dalam penyelidikan, diduga kesalahan pilot[1][2][3] |
| Lokasi | Bandara Utara Smolensk[4] 54°49′26.02″N 32°3′4.54″EKoordinat: 54°49′26.02″N 32°3′4.54″E |
| Penumpang | 89 |
| Awak | 7 |
| Tewas | 96[5] |
| Selamat | 0 |
| Jenis pesawat | Tupolev Tu-154M |
| Operator | 36 SPLT, Angkatan Udara Polandia |
| Nomor ekor | 101 |
| Asal | Bandar Udara Frédéric Chopin, Warsaw, Poland |
| Tujuan | Smolensk North Airport Smolensk,Russia |
Kelahiran
1875 - KH Hasyim Asyari, pendiri NU
| Kyai Haji Hasyim Asy'arie | |
|---|---|
| Lahir | 10 April 1875 Demak, Jawa Tengah |
| Meninggal | 7 September 1947 Jombang, Jawa Timur |
| Dikenal karena | Pendiri Nahdlatul Ulama dan Pahlawan Nasional |
| Gelar | Hadratusy Syaikh |
| Agama | Islam |
| Pasangan | Nyai Nafiqoh Nyai Masruroh |
| Anak | Hannah, Khoiriyah, Aisyah, Azzah, Abdul Wahid, Abdul Hakim (Abdul Kholiq), Abdul Karim, Ubaidillah, Mashurroh, Muhammad Yusuf Abdul Qodir, Fatimah, Chotijah, Muhammad Ya’kub |
Meninggal
1848 - G.A.G.Ph. Baron van der Capellen, mantan seorang Gubernur-Jendral Hindia-Belanda di Batavia antara tahun 1816 - 1826, meninggal dunia di De Bilt, Utrecht, Belanda.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar