Peristiwa
1595 - Ekspedisi Belanda di bawah pimpinan De Houtman berangkat dengan tujuan Hindia.
1801 - Pasukan Britania menghancurkan armada Denmark dalam Pertempuran Kopenhagen.
| Pertempuran Kopenhagen 1807 | |||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Bagian dari Perang Napoleon | |||||||
Kopenhagen terbakar, digambar oleh Christoffer Wilhelm Eckersberg | |||||||
| |||||||
| Pihak yang terlibat | |||||||
| Komandan | |||||||
| James Gambier | Ernst Peymann | ||||||
| Jumlah korban | |||||||
| 42 tewas 145 terluka 24 hilang[1] | 5.000 tentara, milisi dan penduduk[1] | ||||||
| Perang Dunia I | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Searah jarum jam dari atas: Parit di Front Barat; tank Mark IV Inggris melintasi parit; kapal perang Inggris HMS Irresistibletenggelam setelah terkena ranjau laut; kru senapan mesin Vickers yang menggunakan masker gas; dan pesawat dua sayap Sopwith Camel. | |||||||||
| |||||||||
| Pihak yang terlibat | |||||||||
| Sekutu: lainnya | Blok Sentral: | ||||||||
| Komandan | |||||||||
| Jumlah korban | |||||||||
| Tewas: 5.520.000 Terluka: 12.831.000 Hilang: 4.121.000[1] | Tewas: 4.386.000 Terluka: 8.388.000 Hilang: 3.629.000[1] | ||||||||
Perang Dunia I (disingkat PDI atau PD1; juga dinamakan Perang Dunia Pertama, Perang Besar, Perang Negara-Negara, dan Perang untuk Mengakhiri Semua Perang) adalah sebuah konflik dunia yang berlangsung dari 1914 hingga 1918. [2] Lebih dari 40 juta orang tewas, termasuk sekitar 20 juta kematian militer dan sipil.[3][4][5]
| Haile Selassie I | |
|---|---|
| Memerintah | 2 November 1930 – 12 September 1974 (43 years) |
| Koronasi | 2 November 1930 |
| Pendahulu | Zewditu I |
| Pengganti | De Jure Amha Selassie I(crowned in exile) |
| Pendahulu | Zewditu I |
| Pengganti | Aman Andom (as Chairman of the Derg) |
| Pasangan | Empress Menen |
| Anak | |
| Princess Romanework Princess Tenagnework Asfaw Wossen Princess Zenebework Princess Tsehai Pangera Makonnen Pangeran Sahle Selassie | |
| Nama lengkap | |
| Ras Tafari Makonnen | |
| Gelar dan jabatan | |
| Conquering Lion of the Tribe of Judah, Lord of Lords, Raja Diraja Etiopia dan Elect of God | |
| Wangsa | Wangsa Salomo |
| Ayah | Ras Makonnen Woldemikael Gudessa |
| Ibu | Weyziro Yeshimebet Ali Abajifar |
| Lahir | 23 Juli 1892 Ejersa Goro, Harar |
| Meninggal | 27 Agustus 1975 (umur 83) |
| Agama | Ethiopian Orthodox Tewahedo Kristen |
1982 - Perang Falkland: Argentina menjajah Kepulauan Falkland yang dimiliki Britania sekaligus memulai perang.
| Perang Falkland | |||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
HMS Conqueror pulang setelah berjaya. | |||||||||
| |||||||||
| Pihak yang terlibat | |||||||||
| Jumlah korban | |||||||||
| 258 tewas[1] 777 terluka 59 tertangkap | 649 tewas 1.068 terluka 11.313 tertangkap | ||||||||
Kelahiran
1946- Hamengkubuwana X, raja Kesultanan Yogyakarta di Yogyakarta, gubernur DIY saat ini.
Hamengkubuwana X | |
| Petahana | |
| Mulai menjabat 1998 | |
| Presiden | Soeharto B.J. Habibie Abdurrahman Wahid Megawati Soekarnoputri Susilo Bambang Yudhoyono |
| Pendahulu | Sri Paku Alam VIII |
Sultan Yogyakarta ke-10 | |
| Petahana | |
| Mulai menjabat 1989 | |
| Presiden | Soeharto B.J. Habibie Abdurrahman Wahid Megawati Soekarnoputri Susilo Bambang Yudhoyono |
| Pendahulu | Hamengkubuwana IX |
| Lahir | 2 April 1946 Kraton Yogyakarta Hadiningrat |
| Partai politik | Partai Golkar |
| Suami/Istri | Ratu Hemas |
Bendara
Raden Mas Herjuno Darpito atau Sri Sultan Hamengkubuwana X (Bahasa Jawa: Sri Sultan Hamengku Buwono X, lahir di Yogyakarta,2 April 1946; umur 64 tahun) adalah raja Kasultanan Yogyakarta sejak tahun 1989 dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta sejak tahun 1998.
Meninggal
2005 - Paus Yohanes Paulus II (l. 1920)
| Yohanes Paulus II | |
|---|---|
| Nama lahir | Karol Wojtyla |
| Mulai menjabat | 16 Oktober 1978 |
| Sampai | 2 April 2005 |
| Pendahulu | Yohanes Paulus I |
| Pengganti | Benediktus XVI |
| Lahir | 18 Mei 1920 Wadowitz, Polandia |
| Wafat | 2 April 2005 Istana Apostolik,Vatikan |
Pemakaman Paus Yohanes Paulus II menjadi pelayatan terbesar dalam sejarah masa Kristen sejak Perang Salib, menarik kunjungan lebih dari 4 juta pengunjung ke Vatikan ditambah dengan lebih dari 3,7 juta penduduk yang menetap di Roma. Hanya 2 juta orang yang diizinkan untuk melihat jenazah Yohanes Paulus II.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar